Top

Kajur Tania Isi Penguatan Karakter di SMKN 1 Bener Meriah

Kajur Tania Isi Penguatan Karakter di SMKN 1 Bener Meriah

Kajur TN-PNL Zulkarnaini, SE.,M.Si.Ak.CA saat menjadi pemateri di SMKN 1 Bener Meriah (Foto/Hamdani)

Bener Meriah - Ketua Jurusan Tata Niaga Politeknik Negeri Lhokseumawe Zulkarnaini, S.E.,M.Si., Ak., CA., didaulat menjadi pemateri di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bener Meriah pada Sabtu, (17/09/2022) lalu.

Di hadapan 30 orang Guru Produktif dan Guru Bimbingan Konseling (BK), pria yang akrab disapa Zul oleh kerabat dan koleganya di PNL ini membahas tentang Penguatan Karakter Berbasis Mindset Change

 
"Pendidikan karakter adalah gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa," kata mantan Ketua CDC PNL tahun 2012-2017 ini.
 
"Ruang lingkupnya tak hanya melibatkan peserta didik, guru, lingkungan sekolah, program sekolah, dan pihak ekternal yaitu orangtua," lanjutnya lagi.
 
Menurut Zul, karakter itu harus terus diasah dan dikembangkan, karena tak bisa bersifat instan. Seraya juga menerangkan tentang difinisi mindset.
 
"Mindset didefinisikan sebagai seperangkat sikap atau keyakinan yang kita pegang. Pola pikir ini akan mempengaruhi persepsi kita dan bagaimana kita hidup di dunia. Meski kita memiliki satu mindset keseluruhan, ini dapat terdiri dari berbagai pola pikir yang lebih kecil," tutur pria yang fasih berbahasa Inggris ini.
 
Adapun Workshop Penguatan Karakter Berbasis Mindset Change yang dilaksanakan di SMKN 1 Bener Meriah ini merupakan bagian dari kegiatan Sekolah Menengah Kejuruan  Pusat Keunggulan (SMK-PK) yang berhasil diraih oleh SMK yang terletak di Kabupaten Bener Meriah itu dan ini sudah tahun kedua dijalankan.
 
Plh. Kepala Sekolah (Kasek) SMK Negeri 1 Benar Meriah Husaini ZK, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan, bahwasanya kegiatan ini adalah merupakan serangkaian dari kegiatan lain dalam rangka menjalankan Program SMK-PK.
 
"Masalah utama lulusan kami bukan kompetensi, tapi soft skill atau attitude. Untuk itu kami berharap kepada narasumber untuk memberikan pembekalan kepada guru-guru kami supaya bisa menularkan kepada siswa-siswa kami," harap Husaini.
 
"Sehingga nantinya lulusan SMK kami bisa diterima di dunia industri dan dunia kerja (Iduka)," lanjutnya.
 
Ia juga memaparkan bahwa saat ini dunia kerja masih kekurangan tenaga kerja, untuk itu penting peningkatan karakter peserta didik selain kompetensi yang sudah dimiliki.
 
"Kami melihat bahwa dunia kerja kerja masih kekurangan tenaga kerja, tapi kenapa mereka belum menerima, karena kompetensinya harus ditingkatkan, juga karakternya harus ditingkatkan," terangnya.
 
Selanjutnya Koordinator SMK-PK PNL, Ir. Azwar Yunus, S.T., M.Sc., mengatakan, bahwa perubahan mindset perlu waktu dan perlu dilatih terus. Untuk itu, materinya sampai tahun ketiga Program SMK-PK terus diulang.
 
"Kita patut bersyukur atas program pemerintah ini, bahwa kita punya kesempatan untuk berubah," ungkap lulusan Magister Teknik di Belanda ini.
 
Menurut Azwar yang juga Koordinator Urusan Internasional (KUI) PNL ini, bicara karakter, bahwa melatih skill perlu waktu singkat, tapi melatih soft skill perlu latihan yang lama. 
 
"Yang penting yang harus kita yakini bahwa, apa yang kita lakukan adalah supaya mendapatkan amal dari Allah SWT. Kami datang ke mari juga merupakan amanah kementerian, terkait sebagai Pendamping SMK-PK," pungkas putera kelahiran Sawang Aceh Utara ini. []

Partner :

Talk to us

0645 42670